Jumat, 22 Oktober 2010

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN SEKTOR PUBLIK

FUNGSI SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN SEKTOR PUBLIK

Meliputi beberapa aktivitas, yaitu:

1. Perencanaan

2. Koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi

3. Komunikasi informasi

4. Pengambilan keputusan

5. Memotivasi orang-orang dalam organisasi agar berperilaku sesuai dengan tujuan organisasi

6. Pengendalian

7. Penilaian kinerja

TUJUAN DAN MANFAAT DIBENTUKNYA PUSAT PERTANGGUNGJAWABAN

Tujuannya adalah

1. Sebagai basis perencanaan, pengendalian, dan penilaian kinerja manajer dan unit organisasi yang dipimpinnya

2. Untuk memudahkan mencapai tujuan organisasi

3. Memfasilitasi terbentuknya goal congruence

4. Mendelegasikan tugas dan wewenang ke unit-unit yang memiliki kompetensi sehingga mengurangi beban tuga manajer pusat

5. Mendorong kreativitas dan daya inovasi bawahan

6. Sebagai alat untuk melaksanakan strategi organisasi secara efektif dan efisien

7. Sebagai alat pengendalian anggaran

Manfaatnya untuk menciptakan hubungan yang optimal antara sumber daya input yang digunakan dengan output yang dihasilkan dikaitkan dengan target kinerja. Input diukur dengan jumlah sumber daya yang digunakan sedangkan output diukur dengan jumlah produk atau output yang dihasilkan.

STRUKTUR DAN PROSES PENGENDALIAN MANAJEMEN

Proses pengendalian manajemen pada organisasi sektor publik dapat dilakukan dengan menggunakan saluran komunikasi formal maupun informal. Saluran komunikasi formasl terdiri dari aktivitas formal dalam organisasi yang meliputi: (1) perumusan strategi, (2) perencanaan strategik, (3) penganggaran, (4) operasional (pelaksanaan anggaran), dan (5) evaluasi kinerja. Saluran komunikasi informal dapat dilakukan melalui komunikasi langsung, pertemuan informal, diskusi, atau melalui metoda management by walking around.

ELEMEN PENGENDALIAN MANAJEMEN SEKTOR PUBLIK

Tipe pengendalian manajemen dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok, yaitu:

1. Pengendalian preventif. Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.

2. Pengendalian operasional. Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran. Anggaran digunakan untuk menghubungkan perencanaan dengan pengendalian.

3. Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

TUJUAN DAN PENTINGNYA PERENCANAAN STRATEGIK BAGI ORGANISASI

Manfaat perencanaan strategik bagi organisasi antara lain:

1. Sebagai sarana untuk memfasilitasi terciptanya anggaran yang efektif

2. Sebagai sarana untuk memfokuskan manajer pada pelaksanaan strategi yang telah ditetapkan

3. Sebagai saran untuk memfasilitasi dilakukannya alokasi sumber daya yang optimal (efektif dan efisien)

4. Sebagai kerangka untuk pelaksanaan tindakan jangka pendek

5. Sebagai sarana bagi manajemen untuk dapat memahami strategi organisasi secara lebih jelas

6. Sebagai alat untuk memperkecil rentang alternatif strategi

Tujuan utama perencanaan strategik adalah untuk meningkatkan komunikasi antara manajer puncak dengan manajer level bawahnya.

PROSES PERUMUSAN STRATEGIK BAGI ORGANISASI

Terdiri dari lima komponen dasar, yaitu:

1. Pernyataan misi dan tujuan umum organisasi yang dirumuskan oleh manajemen eksekutif organisasi dan memberikan rerangka pengembangan strategi serta target yang akan dicapai

2. Analsis atau scanning lingkungan, terdiri dari pengidentifikasian dan pengukuran faktor-faktor eksternal yang sedang dan akan terjadi dan kondisi yang harus dipertimbangkan pada saat merumuskan strategi organisasi.

3. Profil internal dan audit sumber daya, yang mengidentifikasi dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan organisasi dalam hal berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan strategik

4. Perumusan, evaluasi, dan pemilihan strategi

5. Implementasi dan pengendalian rencana strategik

PERBEDAAN PERUMUSAN STRATEGI DENGAN PERENCANAAN STRATEGIK

Perumusan strategi merupakan proses untuk menentukan strategi.

Perencanaan strategik adalah proses menetukan bagaimana mengimplementasikan strategi tersebut.

2 komentar:

a^ii^u ciindtha amo mengatakan...

goal congruence itu apa ya?

skin08 mengatakan...

goal congruence = keselarasan tujuan ^^

ada juga yg mengartikan sebagai penyamaan tujuan

Poskan Komentar